Tunda Belajar Tatap Muka, Guru Smp N 1 Sampit Makin Rindu Siswa

Tunda Belajar Tatap Muka, Guru Smp N 1 Sampit Makin Rindu Siswa

“Pengambilan kebijakan pada sektor pendidikan harus melalui pertimbangan yang holistik dan selaras dengan pengambilan kebijakan pada sektor lain di daerah,” tutur Nadiem. Penggunaan masker di Tiongkok diperlukan setiap saat untuk guru dan siswa berusia three tahun. Pemerintah memberikan siswa dan stafnya masker gratis untuk dipakai di sekolah. Sedangkan kebiasaan mencuci tangan diajarkan di semua negara dengan durasi setiap dua jam. Tiap negara memiliki caranya masing-masing untuk mempromosikan kebiasaan baru ini dengan mengemasnya semenarik mungkin, dapat menggunakan media poster, video atau bahkan menciptakan tokoh kartun. Kemudian, sekolah atau madrasah harus mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, menerapkan wajib masker, dan memiliki thermogun untuk pengukur suhu orang yang masuk ke sekolah.

Anak rindu sekolah tatap muka

Akhhirnya, 19 orang tertular, termasuk pegawai TU, kepala sekolah, serta dua orang siswa yang tinggal di asrama sekolah. Tak hanya itu, 5 orang guru Bandar Slot Online di SMAN 1 Bangka, Bangka Belitung terkonfirmasi positif COVID-19. Sehingga, pembelajaran tatap muka di sekolah ini ditutup kembali untuk sementara.

“Pokoknya hal seperti ini susah didapat dan merupakan kebahagian tersendiri bagi kami kaum pendidik,” tambah Irsyad. “Kalau tidak dengan bertatap muka, kami sangat susah menerima mata pelajaran. Jadi kalau bisa memang belajar dengan cara bertatap muka bukan dengan cara daring,” sebut Cantika.

Jakarta- Sekitar 550rb guru di Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi sejalan program nasional yang sekarang sedang digiatkan. Jumlah itu diprediksi akan meningkat untuk memenuhi target agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka dapat dilaksanakan dengan masif. Pelanggaran protokol kesehatan tersebut antara lain adalah tidak menjaga jarak karena saling melepas rindu serta tidak mengenakan masker dengan benar atau melorot ke dagu.

Iapun bakal mengambil inisiasi untuk menambah jumlah tim satgas sebagai ujung tombak pengawasan Covid-19 di sekolah. Ke depannya, akan dilakukan evaluasi lebih lanjut dari tingkat bawah atau secara sistem bottom-up. “Nantinya satu bulan ke depan kita akan lakukan evaluasi pembelajaran tatap muka terbatas ini.

“Kita berharap protokol kesehatan tentu harus diberlakukan sangat ketat, kita harus meyakinkan anak-anak aman saat datang dan aman saat pulang,” paparnya. Selain dilatih untuk belajar memasak secara sederhana dan melihat kegiatan produksi di Rocket Chicken, para siswa juga diajak untuk mengikuti lomba mewarnai. Dengan disediakan gambar, para siswa semangat mengikuti gelaran lomba. Melalui kegiatan Cooking Class, pihaknya berharap kreativitas dan kemandirian dapat semakin terbentuk. Misalnya dalam kegiatan memasak, para siswa diajak agar belajar sigap, serta percaya diri menjalankan tugas yang diinstruksikan.

Comments are closed.