Sekolah Tatap Muka Batal, Satgas Covid

Sekolah Tatap Muka Batal, Satgas Covid

“Untuk sekolah tetap daring, saya tidak akan mengizinkan sekolah untuk tatap muka,” jelasnya. Selain itu, kata dia, pengetatan hukum disiplin protokol kesehatan sesuai Perwali Nomor 68 tahun 2020 bisa diterapkan lagi. “Meskipun demikian, apabila kondisi Kota Depok semakin membaik, tidak menutup kemungkinan untuk diadakan tatap muka di pertengahan semester,” ujar Thamrin. Penerapan jadwal pembelajaran, jumlah hari dan jam belajar dengan sistem pergiliran rombongan belajar ditentukan oleh masing-masing sekolah sesuai dengan situasi dan kebutuhan. Pendidikan dasar dan pendidikan menengah maksimal 18 peserta didik dari standar awal peserta didik/kelas. Pada jenjang PAUD maksimal 5 peserta didik dari standar awal 15 peserta didik/kelas.

Saat ini ada satu pasien positif Covid-19 di BU yang berasal dari Kecamatan Lais. Dispendik akan berkoordinasi dengan GTPP, apakah pola belajar digital hanya diberlakukan sesuai kecamatan atau pada seluruh kabupaten. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta gubernur dan wali kota tak perlu takut citra mereka buruk soal Covid-19 karena gencarnya tracing contact dan tes swab PCR. “Jika belum memenuhi SOP maka kita batalkan. Mereka belum bisa memulai sekolah tatap muka,” jelasnya. “Pembelajaran tatap muka harus dipersiapkan di DKI Jakarta. Ada 1,5 juta peserta didik dan eighty two ribu guru di DKI Jakarta, jadi kami harus hati-hati bila membukanya dengan melakukan asesmen,” ujarnya, seperti dilansirAntara.

Kasus Covid -19 yang terus meningkat hingga Karawang masuk status siaga 1, rencana belajar tatap muka dibatalkan. Siswa diminta kembali belajar secara daring menunggu perkembangan penanganan Covid-19. Dengan syarat ada izin dari orang tua yang bersangkutan dan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan anak yang mendesak terkait pembelajaran.

JAKARTA — Rencana pemerintah untuk mengenakan pajak pertambahan nilai pada jasa pendidikan menuai kritikan banyak pihak. Di antaranya dari Asosiasi Yayasan Pendidikan Islam dan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU). Terakhir, Katman menekankan sekolah diizinkan melakukan PTM terbatas jika tenaga pendidiknya telah divaksin a hundred Daftar Situs Judi Slot Terpercaya 2021 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Supomo mengatakan, untuk menggelar sekolah tatap muka ada beberapa mekanisme serta parameternya. Yaitu dari pihak para kepala sekolah, komite dan persetujuan wali murid serta pemerintah kota sendiri. Walaupun pembelajaran tatap muka diperbolehkan, syarat ketatnya juga harus dipenuhi. Salah satunya terkait perwakilan orang tua dalam sekolah yang juga berwenang dalam pengizinannya. “Guru-guru yang telah divaksin wajib memberikan pelayanan pembelajaran tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan,” tegas Mendikbud.

Dari beberapa sekolah yang diperiksa ternyata ada beberapa orang guru yang positif COVID-19. Pertimbangan kedua, terdapat tenaga pengajar yang ternyata tidak tinggal di lingkungan yang satu zona dengan sekolah tempat mengajar. “Kalau untuk percontohan salah satu sekolah mungkin sanggup saja, tapi kalau secara serentak untuk kecamatan zona kuning itu tidak sanggup karena sangat rawan. Jadi kita tunda saja dulu,” imbuhnya. “Untuk sekolah tetap daring, saya tidak akan mengizinkan sekolah untuk tatap muka,” jelas Bupati. Berikutnya, langkah yang diambil adalah menghentikan PTM terbatas dan segera melakukan testing, tracing dan remedy. Jadi guru-guru dan peserta didik yang memiliki kontak erat dengan yang terinfeksi Covid-19 segera diakukan testing dan dipastikan apakah aman atau tidak.

Untuk terus mengantisipasi segala resiko terpaparnya virus corona klaster sekolah, Bupati Majalengka memutuskan kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap dengan cara daring atau on-line. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun telah mengumumkan dan menginstruksikan bahwa rencana sekolah tatap muka di bulan Januari 2021 urung diselenggarakan. Media MerahPutih|Surabaya – Rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka 2021 di Kota Surabaya, akhirnya dibatalkan. Hingga saat ini, Pemkot Surabaya masih memberlakukan simulasi sekolah tatap muka. Salah satunya di SMPN 1 Surabaya, dimana sekolah sudah dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan dengan mewajibkan siswa menggunakan masker dan faceshield, mengatur jumlah siswa, serta mewajibkan untuk cuci tangan.

Sekolah tatap muka dibatalkan

“Jika salah satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan Belajar dari Rumah secara penuh,” tegas Mendikbud. Memastikan semua peralatan pendukung belajar online siap untuk digunakan dan pilih spot yang nyaman untuk memulai kegiatan sekolah on-line. Kandangan, kalselpos.com– Buntut dari kebijakan baru Pemerintah Pusat, Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Hulu Sungai Selatan akhirnya resmi dibatalkan .

Comments are closed.